Selasa, 10 April 2012

Model-Model Perubahn Sosial


Melibatkan Masyarakat Dalam Penelitian Tindakan
A. Community/Masyarakat
            Menurut Soedono Soekanto community dapat diartikan sebagai “masyarakat setempat” yang menunjuk pada warga-warga sebuah desa,kota,suku atau bangsa.Yang dmaksud dengan masyarakat setempat adalah mereka anggota suatu kelompok baik besara maupun kecil yang hidup bersama sedemikian rupa sehingga mereka merasakan bahwa kelompok tersebut memenuhii kepentingan-kepentingan hidup.Kebutuhan atau kepentingan hidup seseorang tidak selamanya bisa terpenuhi hanya dalam satu kelompoknya saja, tetapi juga terkadang membutuhkan bantuan dari kelompok yang lain oleh karena itu antara satu kelompok dengan kelompok yang lain dibutuhkan yang namanya relathionship.Jadi dapat disimpulkan bahwa yang namanya masyarakat setempat adalah suatu wilayah kehidupan sosial yang ditandai oleh suatu derajat hubungan sosial tertentu.
a). Latar belakang timbulnya suatu community
            Ada beberapa hal yang menjadi latar belakang munculnya community, yaitu :
1.      Adanya suatu interaksi yang lebih besar diantara anggota-anggota yang bertempat tinggal di satu tempat daerah dengan batas-batas tertentu.
2.      Adanya norma sosial didalam masyarakat.
3.      Adanya ketergantungan antara kebudayaan dan masyarakatyang bersifat normatif
b). Ciri-ciri community
            Didalam community ditandai dengan adanya hubungan sosial antara anggota-anggota kelompok masyarakat tersebut, adapun ciri-ciri community adalah sebagai berikut :
1.      Adanya daerah/batas tertentu.
2.      Adanya manusia yang bertempat tinggal.
3.      Adanya kehidupan masyarakat.
4.      Adanya hubungan sosial antara anggota kelompoknya.
Selain ciri-ciri yang ada diatas Mac iver dan Charle H Pale menambahkan ciri-ciri community yaitu A common life dan Community centiments yang mencakup unsur seperasaan,sepenanggungan dan saling membutuhkan.
c). Komponen-komponen dalam community
            Komponen-komponen yang ada didalam community adalah sebagai berikut :
1.      Masyarakat sebagai kelompok atau himpunan oarang-orang.
2.      Kebudayaan sebagai alat pemuas kebutuhan.
3.      Kekayaan alam sebagai sumber-sumber materi bagi kelangsungan hidup.
Secara garis besar community dapat dibagi menjadi dua yang terdiri dari :
1).Masyarakat sederhana
            Dalam konteks ini masyarakat sederhana dilihat dari organisasinya yang masih sederhana dan tersebarnya penduduk secara tidak merata.Kecilnya masyarakat ini disebabkan karena lambatnya perkembangan teknologi di daerah tersebut, hubungan yang lambat dengan kelompok lainsemakin memperkecil ruang lingkup masyarakat tersebut, berpindah pindahnya masyarakat dalam bertempat tinggal juga bisa masuk sebagai penyebabnya.Sosialisasi dengan individu lebih mudah karena hubungan yang erat antar individu ,kesetiaan dan pengabdian terhadapa kelompok sangat kuat karena hidupnya tergantung pada kelompoknya bahkan tidak jarang mereka menganggap bahwa mereka semua adalah bersaudara.
2). Masyarakat modern
            a).Masyarakat pedesaan (Rural community) :Dalam masyarakat pedesaan hubungan antar anggota terjalin erat dan lebih mendalam dari pada hubungan mereka dengan masyarakat desa lainya.Sistem kehidupan biasanya berkelompok berdasarkan kekeluargaan yang hidup sebagian besara dari hasil pertanian, cara bertaninya pun masih tradisional karena mereka belum mengenal mekenisme dalam pertanian.Dalam masyarakat desa golongan orang tua atau sesepuh biasanya memegang peranan yang penting.Kesukaran dari masyarakat desa adalah mereka sangat berpegang teguh pada tradisi sehingga sulit untuk mengadakan perubahan yang nyata.
            b). Masyarakat perkotaan (Urban community) :Dalam memenuhi kebutuhan masyarakat kota berbeda dengan masyarakat desa. Jika dalam masyarakat desa lebih mengutamakan kebutuhan pokok maka masyarakat kota lebih mengutamakan kebutuhan yang bisa di pandang oleh masyarakat sekitarnya.dimasyarakat kota makanan dinilai sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan sosial beberapa ciri yang menonjol pada masyarakat kota adalah sebagai berikut :
Ø  Kehidupan keagamaan kurang dibandingkan dengan di desa
Ø  Orang kota biasanya tidak bergantung pada orang lain
Ø  Pembagian kelas di kota lebih nyata dan tegas
Ø  Biasanya selalu menggunakan pikiran yang rasional
Ø  Adanya pembagian waktu yang jelas karena banyaknya kegiatan yang dikerjakan
Ø  Perubahan –perubahan sosial nampa dengan nyata

B. Faktor-Faktor Yang Harus Diperhatikan Ketika Melibatkan Masyarakat Dalam Penelitian
a). Fenomena
            Dalam penelitian ada dua epistimologi/pandangan yang mendominasi yaitu pandangan positivisme yang menekankan pada objektivitas,pengukuran,eksperimen dan uji hipotesis untuk menentukan sebab akibat serta menemukan aturan yang dapat di aplikasikan di berbagai tempat, dan yang kedua adalah pandangan contextualis yang menekankan suatu hubungan antara peneliti dan partisipan dan pemahaman tentang sesuatu hal.Pandangan ini juga lebih mengutamakan arti suatu peristiwa yang dialami orang dari pada penyebab prilaku atau kondisi mereka.Selain dua pandangana diatas ada juga pandangan yang lain yaitu pandangan dialectical, pandanagan ini lebih mengasumsikan pada suatu sudut pandang dari isu-isu yang ada,menetapkan dasar pikiran yang tegas dan eksplisit yang meliputi pelaksanaan penelitian yang jujur dan dapat dipercaya namun tetap disusun dalam satu kummpulan asumsi.eristik individual.
b). Ekologis
            Tingkatan analisis dalam penelitian dalam penelitian masyarakat meliputi individu,mikrosistem,organisasi,tempat/focus, populasi dan makrosistem.Berpikir dalam tingkatan analisis akan melibatkan studi terhadap iklim sosial, dinamika kelompok atau berbagai setting yang mempengaruhi masyarakat daripada karakteristik individual.
c). Budaya
            Ada dua asumsi umum yang harus diknfrontasikan untuk melaksanakan penelitian masyarakat yang pertama adalah asumsi tentang homogenitas populasi yang mengabaikan perbedaan diantara individu atau sub grup dalam suatu budaya dan yang kedua asumsi tentang ekuivalensi metodologis yang mengabaikan perbedaan arti dan validitas instrumen dan metode penelitian dalam budaya yang berbeda-beda.

C. Melaksanakan Penelitian Masyarakat
            Dalam penelitian masyarakat seorang peneliti memungkinkkan untuk melibatkan warga dalam mengambil keputusan tentang objek penelitian.Ada lima prinsip dasar dalam kesatuan penelitian masyarakat.
1). Penelitian masyarakat merupakan stimulus yang diperlukan masyarakat
2). Penelitian masyarakat merupakan perubahan sumber daya
3). Penelitian masyarakat merupakan suatu alat untuk tindakan sosial
4). Evaluasi tindakan sosial merupakan imperative etis
5). Penelitian masyarakat menghasilkan sesuatu yang berguna untuk masyarakat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar